my BloG

met Datang di bloG q yaCH
ini bloG khusus fans film&dorama AsiA
so, bagi yg mO gabung...
silahkaNNN...v(^-^)v

Minggu, 29 November 2015

Before We Go

Baru2 ini aq nonton film yg suangat super duper romantis-bagi q loh... Ntah yg lain, hehe ;-P Hmmm... Lebih hebat dari Titanic? Romeo & Juliet? Itu tergantung masing2 orang menilainya y. Aq tidak bilang film2 tadi kalah romantis. Tapi itu sangat film sekali, he... Film Before We Go lebih ke ri-il. Kisah nyata sehari2 yg mungkin akan qt alami, jika...

Well, kisahnya sebetulnya sederhana. En sekilas mengingatkan q pada film Before Sunrise yg sampai dibuat triloginya. Ya, ini hanya sebuah kisah antara 2 orang asing yg tidak sengaja terlibat percakapan2 hanya karena mereka tidak tahu apa yg akan mereka lakukan setelah tujuan awal mereka terhambat...
Terlepas dari pertemuan mereka yg tanpa sengaja... Ya, kadang dalam hidup slalu ada kejadian yg 'kebetulan' kan??? Film ini dikemas dengan kekuatan cerita & acting 2 tokohnya, hingga membuat film sederhana pun bisa jadi ruar biasa, hehe...

Owkeh, ini narasi sinopsisnya, versi aq... Berkisah tentang 2 orang asing di stasiun kereta, yg merasa berada dalam posisi tak tahu mau apa. Si cowok bingung, akan pergi ke sebuah acara atau tidak hanya karena ad ex-nya hadir di sana bersama laki2 lain. Si cewek bingung, karena ketinggalan kereta dan barusan hp-nya rusak karena jatuh dan dompetnya baru saja hilang... Poor sekaleee...
Benarkah ini malam na-as untuk mereka? Awalnya mungkin. Karena manusia tak pernah tahu the future, right? Si cowok akhirnya menawarkan bantuan, yg tentu saja awalnya membuat si cewek curiga. Percayalah, terlepas dari wajah ganteng ni cowok, haha, Chris Evans getho loh ;-P aq pun akan curiga kalo ada laki2 asing yg baik bgt di tengah kota yg juga bukan tempat tinggal q, ya kan??? Ya, hubungan mereka awalnya kaku-ceweknya sih yg kaku, he. Tapi akhirnya, karena si cowok ini nampak tulus, selanjutnya, percakapan mereka jadi seperti teman lama. Asik dah, uhuyyy ;-)

Karena mereka sudah kenal, langsung ke nama mereka ya. Si cowok ini memperkenalkan diri dengan nama, Nick. Nama aslinya ceritanya. Si cewek, awalnya memperkenalkan dengan nama palsu. Yg akhirnya dia kasitahu juga nama aslinya, Brooke...
Ini cerita hanya berkisar dari tengah malam menuju pagi... Kurang lebih 6 jam doank. Berkisah seputar percakapan tentang kehidupan pribadi mereka, masa lalu, impian, ditambah kejadian2 tak terduga karena Brooke nekat tetap mau pulang ke rumahnya di Boston, malam ini juga (Latar belakang film ini, kota New York). Tentu saja ia tetap tak bisa pulang. Berbagai cara mereka tempuh. Kenapa? Karena mereka hampir seperti gelandangan. Hehe, bajunya sih keren. Duit gak punya euyyy... Terpaksalah mereka menghabiskan malam saja. Luntang lantung di jalan...
Dari awal, qt akan disodorkan Nick yg baik bgt, dan sangat terbuka. Dia bersikap sangat friendly. Berbeda dengan Brooke. Meskipun akhirnya dia bisa bersikap frendly, Brooke masih tidak sepenuhnya menceritakan siapa dia dan mengapa berada di kota asing seorang diri-padahal sudah menikah, dan kenapa ingin buru2 pulang kembali ke kotanya, harus malam ini juga...
Kisah Brooke mulai terungkap di lewat separuh cerita. Dimulai dari setelah mereka iseng ke tukang ramal, yg membuat pada akhirnya Brooke terbuka menceritakan kisah sebenarnya ke Nick. Selanjutnya, ceritanya bisa dibilang sangat sedih... Ya, siapapun yg merasakan kisah seperti Brooke, gak normal kalo dia gak merasakan sedih & sakit yg sangat T-T
Ntah karena si Nick ini memang patah hati sebelumnya, ato memang kisah Brooke membuat dia jadi sangat iba, pada akhirnya ya bisa ditebaklah, ia mulai jatuh cintrong dengan Brooke... (Aq rasa, Nick mulai jatuh cinta dengan Brooke, saat adegan Brooke meneteskan air mata sambil tertawa-menertawakan dirinya sendiri, hiks).
Bisa jadi, karena berawal dari rasa kasihan, timbul rasa sayang, kan? Lantas, apakah cintanya berbalas? Aq sih tidak bilang kisah ini gampang ditebak. Tapi gak bilang juga susah ditebak. Tapi akhir kisah mereka, indah untuk menjadi penutup film... hehe.

Ini hanya sebuah kisah sederhana, yg bisa terjadi pada siapa saja, dan sudah biasa... Tapi dikemas dengan sangat Sweet like "Friendship in Love". Yapz, bukan cinta dalam persahabatan. Tapi kebalikannya, persahabatan dalam cinta ;-x Dengan kualitas acting yg mampu membangun chemistry yg natural. Dengan tangkapan2 pemandangan malam hari kota New York yg pas bgt. Dan dengan... WOW ternyata sutradaranya adalah Chris Evans sendiri... Syaluuuttt!!! (Standing applause... Yeee... Keyeeennn ;-D)

Well, akhir tulisan, ini film romantis yg bisa membuat qt merenung dengan kehidupan... Selamat menonton ;-)

PS:
O iy, adegan favorit q adalah saat mereka menelepon diri mereka sendiri lewat telepon umum. Pura2nya telepon umum itu mesin waktu. Adegan ini terkesan konyol en kekanak kanakan mengingat umur mereka yang..., hehe. Tapi sangat lucu dan haru mendengarkan percakapan mereka dengan diri mereka sendiri di 'seberang sana' ;-)